Saat puasa, tubuh tetap butuh energi untuk beraktivitas, bekerja, belajar, sampai beribadah dengan fokus penuh. Untuk membantu, pemilihan makanan penambah energi saat puasa yang tepat sejak sahur sampai berbuka menjadi kunci. Bila butuh vitamin dan suplemen, kamu bisa membelinya di apotek online Redmed yang menyediakan produk kesehatan tepercaya.
Mengapa Tubuh Mudah Lemas Saat Berpuasa
Ketika berpuasa, tubuh tidak mendapat asupan makanan dan minuman selama beberapa jam sehingga kadar gula darah bisa menurun. Simpanan glikogen di hati dan otot akan digunakan sebagai sumber energi, lalu berangsur menipis bila menu sahur kurang seimbang.
Dehidrasi akibat kurang minum juga ikut memicu lemas, pusing, sulit fokus, dan kadang sakit kepala. Pola tidur yang berubah saat Ramadhan serta aktivitas yang tetap padat dapat membuat tubuh makin cepat lelah bila asupan gizi tidak terjaga.
Kriteria Makanan yang Bisa Menambah Energi Saat Puasa
Makanan penunjang energi saat sahur dan berbuka sebaiknya tidak hanya mengenyangkan sesaat, tetapi membantu energi stabil lebih lama. Berikut beberapa kriteria penting yang bisa kamu jadikan panduan.
1. Mengandung Karbohidrat Kompleks
Karbohidrat kompleks dicerna lebih lambat sehingga energi dilepaskan bertahap dan membuat kenyang lebih lama. Contohnya beras merah, gandum utuh, oatmeal, dan ubi jalar.
2. Kaya Protein Berkualitas
Protein membantu menjaga massa otot dan memberi rasa kenyang lebih tahan lama. Sumber protein baik antara lain telur, ayam tanpa kulit, ikan, tahu, dan tempe.
3. Mengandung Lemak Sehat
Lemak sehat berperan sebagai cadangan energi dan mendukung penyerapan vitamin penting. Pilih lemak dari kacang-kacangan, alpukat, biji-bijian, dan minyak nabati sehat dalam jumlah wajar.
4. Tinggi Serat, Vitamin, dan Mineral
Serat membantu gula darah lebih stabil serta membuat lambung tidak cepat kosong. Sedangkan vitamin dan mineral, terutama vitamin B kompleks, C, dan magnesium, penting untuk produksi energi dan daya tahan tubuh selama puasa.
Makanan Penambah Energi Saat Puasa yang Baik Dikonsumsi
Beberapa jenis makanan penambah energi saat puasa berikut bisa kamu jadikan inspirasi menu sahur maupun berbuka.
1. Kurma
Kurma kaya gula alami, serat, serta mineral seperti kalium dan magnesium yang membantu mengembalikan energi dengan cepat saat berbuka. Seratnya membantu kenyang lebih lama dan mendukung pencernaan.
2. Beras Merah
Beras merah memiliki indeks glikemik lebih rendah dibanding nasi putih sehingga mendukung energi yang lebih stabil. Kandungan serat dan vitamin B di dalamnya membantu proses pelepasan energi dari makanan.
3. Oatmeal
Oatmeal mengandung karbohidrat kompleks, serat, dan sedikit protein yang bermanfaat untuk sahur. Kombinasi oatmeal dengan susu rendah lemak dan buah bisa membuat kenyang lebih lama dan menjaga kadar gula darah lebih seimbang.
4. Telur
Telur merupakan sumber protein, vitamin B, dan vitamin D yang mendukung produksi energi. Dengan makanan penambah energi saat puasa berupa telur rebus atau orak arik dengan sayuran saat sahur dapat membantu tubuh tetap bertenaga sepanjang hari.
5. Ikan dan Ayam Tanpa Kulit
Ikan dan ayam tanpa kulit memberikan protein tinggi dengan lemak yang relatif lebih rendah. Menu ini membantu menjaga massa otot serta mendukung metabolisme saat asupan makan berkurang di siang hari.
6. Kacang-Kacangan dan Almond
Almond dan kacang-kacangan lain mengandung protein, lemak sehat, serat, serta magnesium yang berperan dalam produksi energi. Kacang bisa dijadikan camilan sehat setelah berbuka agar energi tetap terjaga tanpa membuat terlalu kenyang.
7. Yogurt dan Yogurt Drink
Produk susu fermentasi seperti yogurt mengandung protein, kalsium, serta probiotik yang baik untuk kesehatan pencernaan. Selain dimakan langsung, yogurt juga tersedia dalam bentuk yogurt drink rendah gula yang praktis dikonsumsi saat sahur atau sebagai takjil. Konsumsi minuman ini dapat membantu menjaga kenyamanan perut sekaligus mendukung penyerapan nutrisi agar lebih optimal.
8. Buah Pisang
Pisang kaya karbohidrat kompleks, kalium, dan vitamin B6 yang membantu tubuh menghasilkan energi. Pisang cocok dikonsumsi saat sahur sebagai tambahan oatmeal atau smoothie agar rasa kenyang bertahan lebih lama.
9. Buah Tinggi Air Seperti Semangka dan Jeruk
Buah yang tinggi kandungan air membantu hidrasi sekaligus memberi gula alami dan vitamin. Semangka dan jeruk bisa menjadi pencuci mulut setelah berbuka untuk membantu mengganti cairan dan elektrolit yang hilang.

Source: Freepik
10. Ubi Jalar
Ubi jalar mengandung karbohidrat kompleks, serat, serta vitamin A dan C dan ini menjadi salah satu makanan penambah energi saat puasa. Mengonsumsi ubi jalar rebus saat sahur dapat memberi energi bertahan lebih lama dibandingkan makanan tinggi gula sederhana.
11. Minuman Sehat untuk Sahur
Minuman seperti air putih, air kelapa, susu rendah lemak, smoothie buah, yogurt drink, dan air madu membantu menjaga cairan dan energi. Kombinasi minuman sehat dan makanan bergizi membuat tubuh tidak cepat haus dan lemas saat berpuasa.
Tips Menjaga Energi Tubuh Selama Puasa
Selain mengatur pilihan makanan penambah energi saat puasa, kebiasaan harian juga memengaruhi stamina.
1. Penuhi Kebutuhan Cairan
Usahakan total asupan air sekitar dua liter dari berbuka hingga sahur, dibagi bertahap agar tidak terasa terlalu banyak sekaligus. Pola minum teratur membantu mencegah dehidrasi dan menjaga fokus.
2. Jangan Melewatkan Sahur
Sahur menjadi momen penting untuk mengisi energi dengan menu seimbang berisi karbohidrat kompleks, protein, lemak sehat, serta sayur dan buah. Melewatkan sahur membuat tubuh lebih berisiko lemas, pusing, dan sulit fokus sejak pagi.
3. Atur Porsi dan Waktu Makan
Berbuka sebaiknya diawali dengan makanan ringan seperti kurma dan air putih, kemudian dilanjutkan dengan makanan utama yang seimbang. Hindari langsung makan berlebihan karena bisa membuat mengantuk dan tidak nyaman di lambung.
4. Cukup Tidur dan Pilih Aktivitas Ringan
Kurangi begadang dan upayakan jam tidur yang konsisten agar tubuh punya waktu cukup untuk pemulihan. Olahraga ringan seperti jalan santai atau stretching dapat membantu sirkulasi darah tanpa membuat tubuh terlalu lelah.
Cara Melengkapi Asupan Energi Dengan Nutrisi Tambahan
Selain makanan penambah energi saat puasa, sebagian orang membutuhkan suplemen untuk mendukung stamina dan daya tahan tubuh. Pilih produk sesuai kebutuhan dan anjuran tenaga kesehatan.
1. Multivitamin Harian
Multivitamin membantu melengkapi vitamin A, B kompleks, C, D, E serta mineral penting ketika menu harian kurang bervariasi. Produk seperti Blackmores Multivitamins plus Minerals dan Renovit Multivitamin and Mineral dapat dipertimbangkan untuk menunjang energi dan daya tahan tubuh.
2. Suplemen Vitamin C dan B Kompleks
Vitamin C mendukung sistem imun, sementara vitamin B kompleks membantu proses produksi energi dari makanan. Suplemen seperti Enervon C, Enervon Active, atau Holisticare Ester C bisa menjadi pilihan bagi yang sering merasa mudah sakit atau lelah saat puasa.
3. Vitamin D, Kalsium, dan Vitamin Lain yang Dibutuhkan
Vitamin D dan kalsium penting untuk kesehatan tulang dan otot, terutama bila asupan susu tidak rutin. Beberapa suplemen mengombinasikan vitamin D, kalsium, dan zinc yang berguna mendukung kekebalan serta fungsi otot selama puasa.
4. Suplemen Lain Sesuai Kebutuhan
Suplemen elektrolit membantu mengganti mineral yang hilang karena banyak berkeringat, sedangkan probiotik mendukung kenyamanan pencernaan. Berbagai suplemen, vitamin, dan produk kesehatan ini tersedia di platform resmi Redmed Pharmacy yang memudahkan kamu memenuhi kebutuhan gizi tambahan saat puasa.
FAQ
Waktu terbaik adalah saat sahur dan setelah berbuka dengan porsi seimbang antara karbohidrat kompleks, protein, lemak sehat, serta sayur dan buah.
Makanan tinggi gula sederhana memang memberi energi cepat, tetapi mudah membuat gula darah turun kembali sehingga badan terasa lemas. Lebih baik memilih karbohidrat kompleks dan buah.
Tidak semua orang wajib minum suplemen bila menu sahur dan berbuka sudah seimbang. Suplemen lebih dibutuhkan pada kondisi tertentu, aktivitas tinggi, atau bila disarankan tenaga kesehatan.
Bila lemas disertai pusing berat, jantung berdebar, atau sesak, segera periksa ke dokter untuk memastikan tidak ada masalah kesehatan lain. Dokter dapat membantu menilai apakah pola makan, hidrasi, atau kondisi medis tertentu yang perlu ditangani.
Lengkapi Vitamin dan Kebutuhan Kesehatan di Redmed Pharmacy

Source: Freepik
Memilih makanan penambah energi saat puasa yang tepat, menjaga hidrasi, dan memenuhi kebutuhan vitamin membantu tubuh tetap bertenaga sepanjang hari. Untuk melengkapi vitamin, suplemen, dan kebutuhan farmasi lengkap kamu bisa berbelanja melalui kebutuhan farmasi lengkap yang dikelola oleh Redmed Pharmacy agar persiapan Ramadhan terasa lebih tenang.